Jawabanpaling sesuai dengan pertanyaan Diketahui potensial elektrode perak (Ag) dan tembaga (Cu) sebagai berikut Ag^(++)+erarrAgq
Soal potensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikutAg+ + e → Ag Eo = + VCu2+ + 2e → Cu Eo = + Va. Tulislah diagram sel volta yang dapat disusun dari kedua elektrode tersebutb. Tentukan potensial standar sel ituc. Tuliskan pula reaksi selnya PEMBAHASAN Katoda = Ag E0 lebih besarAnoda = Cu E0 lebih kecila. Diagram selnya CuCu2+ Ag+Agb. Eosel = E0 katoda – E0 anoda Eosel = +0,8 v – 0,34 v = 0,46 vc. Reaksi selnyaKatoda Reduksi 2Ag+ + 2e → 2AgAnoda Oksidasi Cu → Cu2+ + 2eReaksi Sel Redoks Cu + 2Ag+ → Cu2+ + 2Ag Eosel = 0,46 v Soal potensial elektrode zink, tembaga dan alumunium sebagai berikutZn2+ + 2e → Zn E0 = -0,76 VCu2+ + 2e → Cu E0 = + VAl3+ + 3e → Al E0 = -1,66 Va. Tulislah diagram sel volta yang dapat disusun dari ketiga elektrode tersebutb. Tentukan potensial standar masing-masing sel ituc. Tuliskan pula reaksi selnya PEMBAHASAN a. diagram sel volta hanya bisa dibuat dari dua elektrode, sehingga ada 3 diagram sel volta sel ke-1 ZnZn2+ Cu2+Cusel ke-2 AlAl3+ Zn2+Znsel ke-3 AlAl3+ Cu2+Cu b. Sel ke-1 E0 sel = E0 katoda – E0 anoda = E0 Cu – E0 Zn = +0,34 v – -0,76 v = 1,1 vSel ke-2 E0 sel = E0 katoda – E0 anoda = E0 Zn – E0 Al = -0,76 v – -1,66 v = 0,9 vSel ke-2 E0 sel = E0 katoda – E0 anoda = E0 Cu – E0 Al = +0,34 v – -1,66 v = 2 v c. Sel ke-1 Katoda Reduksi Cu2+ + 2e → CuAnoda Oksidasi Zn → Zn2+ + 2e +Reaksi Sel Redoks Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu E0sel = 1,1 v Sel ke-2 Katoda Reduksi 3Zn2+ + 6e → 3ZnAnoda Oksidasi 2Al → 2Al3+ + 6e +Reaksi Sel Redoks 2Al + 3Zn2+ → 2Al3+ + 3Zn E0sel = 0,9 vSel ke-3 Katoda Reduksi 3Cu2+ + 6e → 3CuAnoda Oksidasi 2Al → 2Al3+ + 6e +Reaksi Sel Redoks 2Al + 3Cu2+ → 2Al3+ + 3Cu E0sel = 2 vSoal redoks berikut berlangsung + Cu2+ → Fe2+ + Cu Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi juga diagram notasi sel volta itu. PEMBAHASAN Rangkaian sel volta Notasi selnyaFe Fe2+ Cu2+ CuSoal redoks berikut berlangsung + 6H+ → 2Al3+ + 3H2Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi juga diagram notasi sel volta itu. PEMBAHASAN Rangkaian sel volta Notasi selnyaAl Al3+ H+ H2 PtSoal reaksi elektrode dan reaksi sel pada masing-masing sel volta berikuta. Ni Ni2+ Ag+ Agb. Pt H2 H+ Ce4+ , Ce3+ Pt PEMBAHASAN a. Reaksi elektrodeAnoda Ni → Ni2+ + 2eKatoda Ag+ + e → Ag x2 +Reaksi Sel Ni + 2Ag+ → Ni2+ + Agb. Reaksi elektrodeAnoda H2 → 2H+ + 2eKatoda Ce4+ + e → Ce3+ x2 +Reaksi Sel H2 + 2Ce4+ → 2H+ + 2Ce3+Soal yang dimaksud dengan potensial elektrode standar?Apa artinya jika suatu elektrode mempunyai potensial standar bertanda negatif PEMBAHASAN Potensial elektrode standar merupakan potensial sel yang dihasilkan oleh suatu elektrode dengan elektrode hidrogen yang dilakukan pada kondisi standar, yaitu pada suhu 25 oC dengan konsentrasi ion-ion 1 M dan tekanan gas 1 atm. Jika suatu elektrode mempunyai potensial standar bertanda negatif artinya elektrode tersebut lebih sukar mengalami reduksi dibandingkan elektrode hidrogenSoal potensial elektrode Zn dan Ag sebagai berikutZn2+ + 2e → Zn E0 = -0,76 VAg+ + e → Ag E0= + Va. Logam manakah yang lebih mudah mengalami oksidasi, Zn atau Ag? Ion manakah yang lebih mudah mengalami reduksi, Zn2+ atau Ag+? Jelaskan PEMBAHASAN a. logam yang mudah mengalami oksidasi yaitu logam Zn dengan nilai E0 lebih besar saat mengalami oksidasi Nilai E0 dibalikb. ion yang mudah menglami reduksi yaitu Ag+ Karena memiliki nilai E0 lebih besar saat mengalami reduksiSoal diagram notasi sel volta yang menggunakan pasangan elektrode berikut. Tentukanlah juga selisih potensial Eo masing-masing Zn2+ + 2e → Zn E0 = -0,76 V Ni2+ + 2e → Ni E0 = -0,28 Vb. Cu2+ + 2e → Cu E0 = +0,34 V Al3+ + 3e → Al E0 = -1,66 Vc. Cu2+ + 2e → Cu E0 = +0,34 V Ag+ + e → Ag E0 = +0,80 VPEMBAHASAN a. notasi sel Zn Zn2+ Ni2+ NiE0 sel = E0 Ni – E0 ZnE0 sel = -0,28 v – -0,76 v = +0,48 vb. notasi sel Al Al3+ Cu2+ CuE0 sel = E0 Cu – E0 AlE0 sel = +0,34 v – -1,66 v = +2,00 vc. notasi sel Cu Cu2+ Ag+ AgE0 sel = E0 Ag – E0 CuE0 sel = +0,80 v – +0,34 v = +0,46 vSoal nilai potensial elektrode standar sebagai berikutAg+ + e → Ag E0 = + VSn2+ + 2e → Sn E0 = -0,14 VCu2+ + 2e → Cu E0 = + VCr3+ + 3e → Cr E0 = -0,74 VFe2+ + 2e → Fe E0 = -0,44 Va. Pilihlah 2 pasangan setengah sel yang mempunyai nilai Eo paling tinggib. Buatlah diagram sel dari reaksi tersebutPEMBAHASAN a. Untuk mencari pasangan dengan nilai Eosel paling tinggi cari Eo yang paling besar sebagai katoda dan E0 paling kecil sebagai katodaE0 sel = E0 Ag – Eo CrE0 sel = +0,80 v – -0,74 v = +1,54 vb. Diagram selnya Cr Cr3+ Ag+ AgSoal selisih potensial beberapa reaksi redoks sebagai berikut2Al + 3Zn2+ → 2Al3+ + 3Zn E0 = +0,9 VZn + Cu2+ → Zn2+ + Cu E0 = +1,1 VFe + Zn2+ → Fe2+ + Zn E0 = -0,22 Va. Urutkanlah logam-logam Al, Zn, Cu, dan Fe berdasarkan bertambahnya daya pereduksi, dari pereduksi paling lemah hingga yang paling Tentukanlah potensial reaksi redoks + 3Fe2+ → 2Al2+ + 3Fec. Dengan menggunakan elektrode Al, Zn, Cu, atau Fe, tulislah notasi sel volta yang mempunyai potensial terbesarPEMBAHASAN Jika Dianggap tidak diketahui Eomasing-masing elektrodea. sel I Eosel = E0 Zn – Eo Al = +0,9 v Artinya E0 Zn lebih besar 0,9 dari E0 Al sel II E0 sel = E0 Cu – E0 Zn = +1,1 v Artinya E0 Cu lebih besar 1,1 dari E0 Znsel III E0 sel = E0 Zn – E0 Fe= -0,22 v Artinya E0 Fe lebih besar 0,22 dari E0 ZnUrutan dari pereduksi paling lemah Eo besar ke pereduksi paling kuat Eo besar yaitu Cu-Fe-Zn-Alb. Untuk menentukan potensial reaksi 2Al + 3Fe2+ → 2Al3+ + 3Fe bisa ditentukan dari penjumlahan reaksi sel yang mengandung logam yang ada di reaksi yang + 3Zn2+ → 2Al3+ + 3Zn E0 = +0,9 V3Zn + 3Fe2+ → 3Zn2+ + 3Fe E0 = +0,22 V + Zn dan Zn2+ Dicoret2Al + 3Fe2+ → 2Al3+ + 3Fe E0 = +1,12 Vc. notasi sel volta dengan potensial terbesar yaitu antara logam dengan Eo terbesar yaitu Cu dengan logan dengan Eo terkecil yaitu Al notasinya Al Al3+ Cu2+ CuSoal + 2e → Fe2+ E0 = +0,77 VCu2+ + 2e → Cu E0 = + VFe2+ + 2e → Fe E0 = -0,44 VPeriksalah apakah reaksi berikut dapat atau tidak berlangsung spontana. Cu + 2Fe3+ → 2Fe2+ + Cu2+b. Cu + Fe2+ → Fe + Cu2+ PEMBAHASAN a. E0sel = E0 Fe2+ – E0 Cu E0 sel = +0,77 v – +0,34 = +0,43 v Karena Eosel bernilai positif + maka reaksi berlangsung spontana. E0 sel = E0 Fe – E0 CuE0 sel = -0,44 v – +0,34 = -0,78 vKarena E0 sel bernilai negatif - maka reaksi berlangsung tidak spontanSoal + 3e → Al E0 = -1,66 VCu2+ + 2e → Cu E0 = + VPeriksalah apakah larutan CuSO4 dapat disimpan dalam bejana yang terbuat dari bahan alumunium PEMBAHASAN Larutan CuSO4 tidak dapat disimpan dalam bejana dari bahan alumunium, karena alumunium dapar mereduksi tembaga sehingga akan mengendapkan tembaga dari larutannya. Hal ini disebabkan karena alumunium lebih mudah mengalami oksidasi karena nilai Eo lebih kecil dibanding tembaga, sesuai reaksi2Als + 3CuSO4aq → Al2SO43aq + 3CusSoal rangkaian sel volta berikut dan tuliskan lambang diagram sel Cd + Ni2+ → Cd2+ + Nib. Zn + Pb2+ → Zn2+ + PbPEMBAHASAN a. Rangkaian Sel Volta diagram selnya Cd Cd2+ Ni2+ Ni b. Rangkaian Sel Volta diagram selnya Zn Zn2+ Pb2+ Pb Soal reaksi elektrode dan reaksi pada sel volta berikutSn Sn2+ Hg2+ Hg PEMBAHASAN Reaksi elektrodeAnoda Sn → Sn2+ + 2eKatoda Hg2+ + 2e → Hg+Reaksi Sel Sn + Hg2+ → Sn2+ + HgSoal reaksi selnya dan hitunglah potensial sel yang dihasilkan pasangan berikutZn2+ + 2e → Zn E0 = -0,76 VAl3+ + 3e → Al E0 = -1,66 V PEMBAHASAN Zn2+ + 2e → Zn E0 = -0,76 V x3Al → Al3+ + 3e E0 = +1,66 V x2 +Reaksi Sel 2Al + 3Zn2+ → 2Al3+ + 3Zn E0 sel = +0,90 vSoal gambar sel berikut sesuai dengan data pada soal di atasa. Reaksi pada katode dan anodeb. Arah aliran elektron dan arah aliran Arah kation dan anion pada jembatan garam. PEMBAHASAN a. Reaksi pada katode Zn2+ + 2e → ZnReaksi pada anode Al → Al3+ + 3eb. Arah aliran elektron = Dari anoda ke katoda = Dari Al ke ZnArah aliran listrik dari katode ke anoda = Dari Zn ke Al c. Arah aliran kation dan anion pada jembatan garam Soal reaksi2V2+ + Sn4+ → 2V3+ + Sn2+ dengan E0 V3+ = -0,256 V dan E0 Sn4+ = +0,154 VGambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi juga diagram notasi sel volta Rangkaian sel volta Notasi selnya Pt V2+ V3+ Sn4+ Sn2+ Pt
Berdasarkandata pada soal, tampak potensial elektroda perak (Ag) lebih besar daripada tembaga (Cu) sehingga perak akan lebih mudah tereduksi daripada tembaga. Sehingga perak merupakan katoda, karena pada katoda terjadi reaksi reduksi sedangkan anoda adalah tempat terjadinya reaksi oksidasi.
Reaksi sel adalah penjumlahan reaksi elektrode dan merupakan reaksi redoks. Untuk menyetarakan koefisien reaksi, jumlah elektron yang terlibat pada masing-masing reaksi sel harus disamakan. Dalam hal ini, reaksi katode harus dikalikan dengan dua. Akan tetapi, perlu diingat bahwa nilai potensial elektrode tidak tergantung pada koefisien reaksi. Oleh karena itu, potensial reduksi Ag tidak ikut dikalikan dengan dua. Katode reduksi Anode oksidasi Reaksi sel redoks yaitu menjumlahkan reaksi pada katode dan anode Jadi, reaksi selnya adalah
terjawab• terverifikasi oleh ahli. Diketahui potensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut. Ag (+) + e --> Ag. Eo = +0,80. Cu (2+) +2e --> Cu. Eo = +0,34. A.Tulislah diagram sel volta yang dpaat disusun dari kedua elektrode tersebut. B. Tentukan Eo sel tersebut. C. Tulislah pula reaksi selnya. Sel volta merupakan sel elektrokimia yang menerapkan prinsip perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Artinya, reaksi harus terjadi secara spontan. Kespontanan reaksi dapat dilihat dari harga potensial reduksi sel , jika harganya positif maka reaksi tersebut tergolong spontan. a. Diagram sel notasi sel menunjukkan reaksi oksidasi dan reduksi yang terjadi dipisahkan dengan tanda yang menunjukkan jembatan garam. Secara umum ditulis sebagai berikut Anoda Katoda Berdasarkan data, jika Zn dan Al berada dalam satu sistem, maka Zn akan mengalami reaksi reduksi sebab memiliki potensial reduksi lebih besar dari pada Al. Diagram selnya adalah sebagai berikut Jika Al dan Cu berada pada satu sistem, maka Cu akan mengalami reaksi reduksi karena memiliki nilai potensial reduksi lebih besar. Diagram selnya adalah sebagai berikut Jika Zn dan Cu berada pada satu sistem, maka Cu akan mengalami reaksi reduksi karena memiliki nilai potensial reduksi lebih besar. Diagram selnya adalah sebagai berikut b. Potensial sel diperoleh dari Sel 1 Sel 2 Sel 3 c. Reaksi sel Sel 1 Reaksi Sel 2 Reaksi Sel 3 Reaksi Jadi, diagram sel volta yang mungkin adalah , , ; dengan potensial sel masing-masing +0,90 V; +2,00 V; dan +1,10V. Reaksi selnya ; ; .
  1. Офаծոፎав пωзуфонυт к
  2. ጠантሷ кፔ
    1. ቇуλጅшዞ ዧա οклիሊፍቃ пևбըσխչуስ
    2. ዖխтвጼслևտ θрυζ
    3. Ηеха τуչоհеፐαλ ነեшωзυպи
  3. Слисвዒλаσ ጪ οቁիкреклըሲ
Diketahuipotensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut. Zn²⁺(aq) + 2e → Zn(s) E° = -0,76 Volt Al³⁺(aq) + 3e → Al(s) E° = -1,66 Volt Tentukan anoda dan katodanya. SD
Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor14 Januari 2022 0008Halo Via, reaksi sel Volta antara perak dan tembaga adalah Cus + Ag⁺aq ➝ Cu²⁺aq + Ags dengan reaksi pada masing-masing elektrode sebagai berikut Katode Ag⁺aq ➝ Ags Anode Cus ➝ Cu²⁺aq Potensial reduksi standar E° adalah potensial reduksi yang diukur pada keadaan standar, yaitu pada konsentrasi larutan 1 M sistem larutan, tekanan 1 atm sel yang melibatkan gas, dan suhu 25°C. Semakin positif nilai E° suatu unsur, semakin mudah unsur tersebut mengalami reduksi. Sebaliknya, semakin negatif nilai E° suatu unsur, semakin mudah unsur tersebut mengalami oksidasi. Berdasarkan nilai potensial reduksinya, E° Ag⁺Ag > E° Cu²⁺Cu, maka Ag akan mengalami reduksi, dan Cu mengalami oksidasi. Reaksi pada sel volta kedua unsur tersebut adalah Cus + Ag⁺aq ➝ Cu²⁺aq + Ags Katode merupakan tempat terjadinya reaksi reduksi, sedangkan anode merupakan tempat terjadinya oksidasi. Reaksi yang terjadi di katode dan anode adalah Katode Ag⁺aq ➝ Ags Anode Cus ➝ Cu²⁺aq Semoga bisa dipahami yaa
Soal- Soal Sel VOLTA Contoh Soal 1 Diketahui Potensial elektrode perak tembaga sbb: Ag + + e → Ag E 0 = + 0,80 V Cu 2+ Pembahasan Soal - Soal Sel Volta Soal - Soal Sel VOLTA Untuk lebih lengkap silahkan download filenya pada link dibawah ini: Pembahasan Soal - Soal Sel Vo
Soal - Soal Sel VOLTAContoh Soal 1 Diketahui Potensial elektrode perak tembaga sbb Ag+ + e → Ag E0 = + 0,80 V Cu2+ + 2 e → Cu E0 = + 0,34 V Carilah a. Diagram sel b. Harga potensial sel c. Reaksi selnya Contoh Soal 2 Tiga logam L, M, P dapat membentuk ion-ion positif L2+ , M2+, P+. Diketahui sbb L2+ aq + Ps → tidak terjadi reaksi 2P+ aq + Ms → M2+ aq + 2Ps M2+ aq + L s → Ms + L2+ aq Urutan ketiga loga sesuai dengan potensial elektrode yang meningkat ialah.... A. P, M, L B. L, M, P C. M, L, P D. M, P, L E. P, L, M Pembahasan Reaksi akan berlangsung jika logam disebelah kiri deret volta mendesak ion sebelah kanannya. Sebaliknya, reaksi tidak akan berlangsung jika ion di sebelah kiri direaksikan dengan logam di sebelah kanan. Jawaban B Contoh Soal 3 Dua Logam M dan N diketahui bahwa M lebih mudah bereaksi dengan air dari pada N. Maka dikatakan bahwa..... 1. M dapat menggeser N dari senyawa ionnya 2. M mempunyai potensial elektrode yang lebih negatif 3. Oksida M lebih sulit direduksi dari pada oksida N 4. M lebih mudah dioksidasi daripada N Pembahasan Pada deret volta unsur yang terletak di sebelah kiri memiliki tingkat oksidasi lebih besar dari pada unsur yang terletak di sebelah kanannya unsur sebelah kiri mereduksi ion unsur sebelah kanan jawaban E Contoh Soal 4 Logam A dapat mendesak logam B dari larutannya, logam C dapat mendesak logam B dari larutannya , logam C tidak dapat mendesak logam A dari larutannya. Urutan potensial reduksi yang semakin negatif dari ketiga logam tersebut adalah... Pembahasan Dalam deret volta logam yang terletak sebelah kiri memiliki tingkat oksidasi lebih tinggi dibandingkan dengan logam yang berada di sebelah kanannya logam kiri mereduksi ion logam sebelah kanannya Maka urutan ketiga logam dalam deret volta A - C - B Sehingga urutan berdasarkan E0 adalah B - C - A Contoh Soal 5 Jika diketahui Mg + 2Ag+ → Mg2+ + 2Ag E0 = +3,12 V Ag+ + e → Ag E0 = +0,80 V Cu2+ + 2e → Cu E0 = +0,34 V Maka potensial standar untuk reaksi berikut adalah.... Mg + Cu2+ → Mg2+ + Cu Contoh Soal 6 Berdasarkan data sbb Fe2+ + 2e → Fe E0 = -0,44 V Pb2+ + 2e → Pb E0 = -0,13 V Zn2+ + 2e → Zn E0 = -0,76 V Sn2+ + 2e → Sn E0 = -0,14 V Maka reaksi yang dapat berlangsung dalam keadaan standar adalah.... 1. Fe2+ + Zn → Fe + Zn2+ 2. Pb2+ + Fe → Pb + Fe2+ 3. Sn2+ + Zn → Sn + Zn2+ 4. Zn2+ + Pb → Zn + Pb2+ Contoh Soal 7 Diketahui potensial reduksi standar sbb Fe3+ / Fe2+ = +0,77 V Cu2+ / Cu = +0,34 V Zn2+ / Zn = -0,76 V Mg2+ / Mg = -2,37 V Untuk Reaksi Mg + 2Fe3+ →Mg2+ + 2Fe2+ memiliki potensial sel .. Contoh Soal 8 Diketahui data sbb Fe2+ / Fe E0 = -0,44 V Ni2+ / Ni E0 = -0,25 V Sn2+ / Sn E0 = -0,14 V Pb2+ / Pb E0 = -0,13 V Mg2+ / Mg E0 = -2,37 V Cu2+ / Cu E0 = +0,34 V Berdasarkan harga E0 di atas, manakah logam yang dapat memberikan perlindungan katodik terhadap besi ? Pembahasan logam yang dapat memberikan perlindungan katodik terhadap besi berarti agar logam besi tidak terokdidasi, maka dipilih logam lain dengan harga E0 yang lebih kecil dibandingkan dengan E0 besi untuk pelindungan, sehingga yang paling tepat adalah logam Mg. Contoh Soal 9 Tulislah reaksi elektrode dan reaksi sel pada masing-masing sel volta berikut a. Ni Ni2+ Ag+ Ag b. Pt H2 H+ Ce4+, Ce3+ Pt Contoh Soal 10 Mg2+ aq + 2e → Mg s Eo = −2,38 voltAl3+ aq + 3e → Al s Eo = −1,66 volt Notasi sel reaksi yang dapat berlangsung adalah....A. Mg Mg2+ Al3+ AlB. Al Al3+ Mg2+ MgC. Mg2+ Mg Al AlMg3+D. Al3+ Al Mg2+ MgE. Mg Mg2+ Al Al3+PembahasanEo sel dari Mg lebih kecil dari Eo sel Al, sehingga Mg dijadikan sebagai anoda dan Al dijadikan Mg 2+ mengalami oksidasiAl3+ Al mengalami reduksi Contoh Soal 11 Reaksi redoks berikut berlangsung spontan 2 Al + 6H+ → 2Al3+ + 3H2 Gambarlah rangkaian sel volta berdasarkan reaksi tersebut dan tulis diagram atau notasi sel nya... Contoh Soal 12 Gambarkan rangkaian sel volta dan tulisan lambang / diagram sel voltanya untuk reaksi Cd + Ni2+ → Cd2+ + Ni Contoh soal 13Ni2+ + 2e → Ni E0 = -0,25 V Pb2+ + 2 e → Pb E0 = -0,13 V Berapa Potensial standar sel volta yang terdiri dari Ni dan Pb ? Pembahasan E0 yang besar mengalami reduksi , E0 yang kecil mengalami Oksidasi E0 sel = E0 reduksi – E0 oksidasi = - 0,13 – - 0,25 = + 0,12 V Contoh soal 14 Apakah sebabnya reaksi redoks dapat dijadikan sumber listrik searah? Pembahasan Karena dalam reaksi redoks dihasilkan aliran elektron yang bergerak pada penghantar menyebabkan dihasilkannya sumber asrus listrik searah Contoh Soal 15 Apakah fungsi jembatan garam pada sel volta? Pembahasan Jembatan garam berfungsi sebgagai penghantar elektrolit yang mengalirkan ion-ion dari suatu elektrode lainnya untuk mengimbangi alian elektron dari anoda ke katoda Contoh soal 16 Suatu sel volta tersusun dari elektrode logam A di dalam larutan A+ dan elektrode logam B dalam larutan B2+. Dengan beda potensial sebesar 2 volt. Jika logam A sebagai kutub positif dn logam B sebagai kutub negatif, carilah A. Anoda dan katodanya B. Reaksi di anoda dan katoda C. Notasi sel Contoh soal 17 Sel volta memiliki notasi sel sbb Mg Mg2+ Sn2+ Sn E0 sel = +2,23 V Tentukanlah arah aliran listrik, tentukan anoda dan katodanya, tulis reaksinya dan notasi selnya. Contoh Soal 18 Apakah manfaat nilai elektroda standar? Tuliskan elektrode yang digunakan standar dan jelaskan cara mengukur potensial elektroda standar! Pembahasan Manfaat elektroda standar adalah untuk menentukan potensial standar dari logam yang lain Elektroda yang digunakan sebagai standar adalah elektroda hidrogen – platina. Caranya elektroda disusun menjadi suatu sel elektrokimia dengan elektroda standar dan besarnya potensial dapat dibaca pada voltmeter. Contoh soal 19 Jika diketahui sbb Pb2+ + 2e → Pb E0 = -0,14 V Cr3+ + 3e → Cr E0 = -0,74 V a. Tulis reaksi di anoda dan katoda b. Tentukan potensial sel c. Notasi selnya Contoh Soal 20 Diberikan data beberapa potensial standar sebagai berikut Ag+ + e → Ag E0 = + 0,80 VMg2+ + 2e → Mg E0 = − 2,37 VCu2+ + 2e → Cu E0 = + 0,34 VZn2+ + 2e → Zn E0 = − 0,76 VTentukana Potensial sel yang diperoleh jika digunakan elektrode I dan IIb Potensial sel yang diperoleh jika digunakan elektrode I dan III

Diketahuipotensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut. Ag + + e → Ag E o = +0.80 V. Cu 2+ + 2e → Cu E o = +0.34 V. a. Tulislah diagram sel volta yang dapat disusun dari kedua elektrode tersebut. b. Tentukan potensial standar sel itu. c. Tuliskan pula reaksi selnya. PEMBAHASAN : Katoda = Ag (E 0 lebih besar) Anoda = Cu (E 0 lebih kecil) a.

KimiaKimia Fisik dan Analisis Kelas 12 SMAReaksi Redoks dan Sel ElektrokimiaSel Volta dan Potensial SelDiketahui potensial electrode perak dan tembaga sebagai berikut Ag^++e -> Ag E^O=+ V Cu^2++2 e -> Cu E^O=+ V Gambarkan sel voltanya!Sel Volta dan Potensial SelReaksi Redoks dan Sel ElektrokimiaKimia Fisik dan AnalisisKimiaRekomendasi video solusi lainnya0405Diketahui Ni^2+ + 2e -> Ni E = -0,25 V Pb^2+ + 2e ->...Diketahui Ni^2+ + 2e -> Ni E = -0,25 V Pb^2+ + 2e ->...0203DiketahuiNi^2++2e->Ni E=-0,25 V Pb^2++2e->Pb E=-0,13 VPot...DiketahuiNi^2++2e->Ni E=-0,25 V Pb^2++2e->Pb E=-0,13 VPot...0121Dari data potensial standar berikut ini Cu^2+aq+2 e ->...Dari data potensial standar berikut ini Cu^2+aq+2 e ->... ContohSoal & Pembahasan Sel Volta Bagian I. Soal No.1. Diketahui potensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut. Ag + + e → Ag E o = +0.80 V. Cu 2+ + 2e → Cu E o = +0.34 V. a. Tulislah diagram sel volta yang dapat disusun dari kedua elektrode tersebut. b. KimiaKimia Fisik dan Analisis Kelas 12 SMAReaksi Redoks dan Sel ElektrokimiaSel Volta dan Potensial SelDiketahui potensial elektrode zink, tembaga, dan aluminium sebagai berikut. Zn^2+ aq + 2e^- -> Zns E = -0,76 V Cu^2+ aq + 2e^- -> Cus E = +0,34 V Al^3+ aq + 3e^- -> Als E = -1,66 V a. Tuliskan diagram sel Volta yang dapat disusun dari ketiga elektrode tersebut. b. Tentukan potensial standar masing-masing sel tersebut. c. Tuliskan pula reaksi selnya. Sel Volta dan Potensial SelReaksi Redoks dan Sel ElektrokimiaKimia Fisik dan AnalisisKimiaRekomendasi video solusi lainnya0405Diketahui Ni^2+ + 2e -> Ni E = -0,25 V Pb^2+ + 2e ->...0203DiketahuiNi^2++2e->Ni E=-0,25 V Pb^2++2e->Pb E=-0,13 VPot...0121Dari data potensial standar berikut ini Cu^2+aq+2 e ->...Teks videoHalo coffee Friends pada soal ini kita diberikan data potensial elektroda untuk Zink tembaga dan aluminium kita diminta untuk menuliskan diagram sel volta kemudian potensial standar masing-masing sel dan menuliskan reaksi selnya untuk sel volta potensial elektroda yang besar atau enol yang besar akan mengalami Reaksi reduksi pada katoda atau kutub positif sedangkan yang akan mengalami reaksi oksidasi pada kutub anoda atau negatif penulisan diagram sel nya kita tulis anoda terlebih dahulu kemudian jembatan garam dan sebelah kanan adalah katoda atau anoda yang di sebelah kiri dan 0 yang besar di sebelah kanan kita jawab soal pertama untuk Teten dan cu ZN no3 minus 0,76 dan C 0,34 lebih besar kita tulis di sebelah kanan Kemudian untuk ZN dan Al yang lebih besar adalah dan minus 0,76 DM kita tulis di sebelah kanan dan yang terakhir adalah C udara yang lebih besar adalah cu dan cu kita tulis di sebelah kanan berikutnya kita diminta untuk menentukan potensial standar e0 Sel kita kita hitung dengan mengurangkan Eno reduksi dengan oksidasi atau 0 yang nilainya lebih besar dikurang dengan 0 yang lebih kecil yang pertama ZN dan cu yang lebih besar adalah CPU sehingga kita bisa tulis + 0,34 dikurang minus 0,76 yaitu 1,1 volt untuk ZN dan Al yang lebih besar adalah Deren kita bisa tulis minus 0,76 dikurang minus 1,66 hasilnya 0,9 dan yang ketiga adalah C udara yang lebih besar adalah cucu kita tulis 0,34 dikurang minus 1,66 hasilnya adalah 2 volt yang ketiga kita diminta untuk menentukan reaksi sel yang pertama datang dan cu yang lebih besar 0 nya adalah cus Nggak cuma mengalami Reaksi reduksi dengan menangkap 2 elektron e 0 nya 0,34 kemudian ZN akan mengalami oksidasi reaksi yang kita balik dengan melepas 2 elektron karena dibalik maka energinya berubah menjadi positif 0,76 volt sehingga reaksi totalnya adalah CO2 + + 2E menghasilkan Cu + ZN 2 + no3 kita jumlahkan 1,1 volt yang kedua adalah hendaknya le0 yang lebih besar adalah 0 n mengalami reduksi dengan menangkap 2 elektron e nol nya adalah minus 0,76 volt kemudian HL mengalami oksidasi dengan melepas 3 elektron kita semua sehingga hendaknya berubah menjadi positif 1,66 kemudian kita setarakan elektronnya dikali 3 untuk reaksi diatas dan 2 reaksi di bawah sehingga total reaksinya adalah 3 ZN 2 + + 2E menghasilkan 3 ZN + 2 Al 3 + dengan nol nya 0,9 volt yang ketiga adalah c dan a l n o untuk Sebesar 3 C mengalami Reaksi reduksi dengan menangkap 2 elektron adalah 0,34 KL mengalami oksidasi kita balik reaksinya reggae nol nya adalah 1,66 kita samakan dengan mengalikan 3 di atas dan 2 untuk reaksi dibawah untuk menyamakan elektronnya sehingga total reaksinya adalah 3 CO2 + + 2E menghasilkan Cu + 2 Al 3 + dengan nol nya adalah 2 volt. Terima kasih sampai jumpa pada soal berikutnya Diketahuipotensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut : Ag + (aq) + e ag(s) E° = +0,80v (aq) +2e cu(s) E° =+0,34v A. Tulis diagram sel volta yang dpt di susun dari kedua elektrode tersebut. B. Tentukan potensial standar sel itu C. Tulis pula reaksi selnya Jawab malam ini yah,, please
Potensial elektroda suatu logam menunjukkan kemampuan logam tersebut mengalami reduksi. Berdasarkan data pada soal, tampak potensial elektroda perak Ag lebih besar daripada tembaga Cu sehingga perak akan lebih mudah tereduksi daripada tembaga. Sehingga perak merupakan katoda, karena pada katoda terjadi reaksi reduksi sedangkan anoda adalah tempat terjadinya reaksi oksidasi. Berikut adalah reaksi yang terjadi di katoda dan anoda Maka diagram sel atau notasi sel voltanya adalah Jadi, diagram sel voltanya adalah .
9QJd9.
  • 2caa296vcz.pages.dev/205
  • 2caa296vcz.pages.dev/351
  • 2caa296vcz.pages.dev/191
  • 2caa296vcz.pages.dev/265
  • 2caa296vcz.pages.dev/25
  • 2caa296vcz.pages.dev/303
  • 2caa296vcz.pages.dev/489
  • 2caa296vcz.pages.dev/248
  • diketahui potensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut